Pura Luhur Uluwatu Yang Menakjubkan

Pura Uluwatu sebuah tempat beribadah agama Hindu yang dibangun di atas tebing terjal setinggi 90 meter. Konon pura ini dibangun dengan tujuan untuk mewariskan agama kemudian digunakan untuk tempat beribadah oleh orang suci bernama Dan Hyang Nirartha.

Pura ini juga diyakini sebagai penyangga dari 9 mata angin yang dinamakan Pura Sad Kahyangan. Keindahan alam yang dapat dinikmati dari Pura ini membuat siapapun enggan melewatinya. Aksesnya yang sangat mudah dengan didukung berbagai transportasi yang mendukung.

Anjuran-anjuran saat berwisata di Pura Luhur Uluwatu

Datanglah sore hari

Keindahan alam yang mempesona memang menjadi tujuan dari tempat wisata di Bali, … tak terkecuali Pura Luhur Uluwatu. Untuk mendapatkan pemandangan yang mempesona tentunya harus memperhatikan waktu kedatangan. Kesalahan waktu kedatangan membuat pengunjung tidak dapat menikmati sajian alam yang mempesona.

Walaupun tempat wisata ini dibuka dari jam 07.00 hingga 18.30 alangkah baiknya jika berkunjung ketika sore hari. Sunset yang akan disuguhkan begitu menawan dan tentunya sangat sayang untuk dilewatkan. Selain itu, berbagai suguhan hiburan juga diadakan pada saat sore hari menjelang sunset.

sunset di uluwatu

Jangan menggunakan perhiasan berlebih

Setiap tempat wisata di Bali pastinya mempunyai aturan yang harus dipatuhi pengunjungnya. Ketika mengunjungi Pura Luhur Uluwatu ini pengunjung tidak dianjurkan menggunakan perhiasan. Melihat bahwa kawasan ini sangat banyak monyet yang menyukai sesuatu yang berkilau. Sehingga demi keamanan harap untuk tidak memakai perhiasan yang mencolok.

Berpakaian tertutup

Aturan selanjutnya dalam berkunjung ke Pura Luhur Uluwatu ini harus menggunakan pakaian yang tertutup. Bagi siapapun pengunjungnya terutama perempuan. Untuk pakaian lengan pendek maka dapat ditutup dengan selendang dan sejenisnya. Hal ini untuk menjaga kesopanan karena tempat ini adalah tempat beribadah.

Wanita menstruasi dilarang masuk

Larangan yang tak kalah penting dalam mengunjungi Pura ini adalah bagi wanita yang sedang menstruasi dilarang untuk memasuki kawasan Pura. Peraturan tersebut merupakan peraturan baku yang telah ditetapkan pemimpin adat setempat. Demi menghormati peraturan dan keamanan adat, bagi wanita menstruasi sebaiknya menunggu diluar saja.

pura luhur uluwatu

Jangan memberi makan monyet

Monyet memang sangat akrab di Pura Luhur Uluwatu. Perlu diperhatikan bahwa pengunjung dilarang memberi makan monyet tersebut. Jika sampai ketahuan memberi makan para monyet maka akan ada denda yang harus dibayar.

Pesona yang disajikan

Mengingat berbagai aturan yang ada, tentunya sebanding dengan pemandangan yang disajikan. Selain pemandangan hijau yang membuat rileks mata, pesona sunset menjadi unggulan pariwisata tersebut. Jika pengunjung tidak sabar untuk melihat sunset, atraksi alamipun disuguhkan.

Surfing di pantai yang tak jauh sehingga dapat dilihat dari Pura tersebut. Pengunjung yang ahli berselancar pun dapat melakukannya dengan turun ke pantai. Jarak antara Pura ke pantaipun sangat terjangkau. Ombak yang besar dari Samudera Hindia tentunya sangat menantang dan membuat jantung berdegup.

Demikian pesona yang disajikan dari Pura Luhur Uluwatu yang sangat disayangkan jika terlewati. Lokasi yang sangat strategis dan didukung oleh wisata lain yang satu jalur membuatnya sayang untuk dilewatkan. Transportasi yang disediakan juga sangat lengkap untuk dipilih.

Harga tiket masuk yang ditawarkan juga tergolong murah yaitu 20.000 untuk orang dewasa dan 10.000 untuk anak-anak. Jadi bagaimana? Masihkah ingin melewati tempat wisata di Bali yang sangat menarik ini? Ingat ya, dalam mengujungi Pura Luhur Uluwatu ini tetap harus mematuhi aturan yang ada.

Lokasi Pura Luhur Uluwatu