Pura Ulun Danu Beratan Bali

Anda pasti sudah tidak asing dengan Bedugul. Salah satu kawasan dataran tinggi di sisi paling utara dari Kabupaten Tabanan yang menjadi pusat pariwisata Bali. Di Bedugul ini ada salah satu pura yang sangat terkenal serta menjadi ikon dari Bali sendiri. Pura Ulun Danu Beratan adalah pura unik karena letaknya ada di danau. Pura ini tidak pernah sepi pengunjung.

Mengenal Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

Sejarah

Pendiri Pura Ulun Danu Beratan adalah putra asli Bali I Gusti Agung Putu. Pura ini tepatnya didirikan pada tahun saka 1556 atau tahun 1634 Masehi. Pura ini dipelihara oleh empat “satakan” dari desa-desa di sekitar area Pura ini sendiri, yang terdiri dari satakan Candi Kuning mewilayahi lima bendesa adat, satakan Bangah mewilayahi tiga bendesa adat, satakan Antapan mewilayahi empat bendesa adat, dan satakan Baturiti mewilayahi enam bendesa adat.

Para penduduk mempercayai Pura Ulun Danu Beratan dahulu dipakai menjadi tempat pemujaan kepada Sang Hyang Widhi dalam prabawanya sebagai Dewa Kemakmuran dalam kepercayaan agama Hindu. Di samping itu, Danau Beratan juga dijadikan sebagai sumber air bagi irigasi pertanian untuk area sekitar. Pura ini juga disebut dengan Pura Kahyangan Jagat yang artinya pura umum tempat persembahyangan umat Hindu dari lintas daerah, golongan, dan profesi.
pura ulun danu beratan bedugul bali

Fungsi

Fungsi Pura Ulun Danu sebagai tempat pemujaan penganut agama Hindu. Hal ini dapat dilihat dari keberadaan beberapa bangunan pemujaan/pelinggih. Di antara pelinggih tersebut, terdapat dua bangunan yaitu Palebahan Pura Tengahing Segara dan Palebahan Palinggih Lingga Petak/Ulun Danu yang posisinya menjorok ke tengah danau.

Selain fungsi utamanya yang menjadi tempat untuk beribadah para umat Hindu, tempat ini nyatanya juga memiliki fungsi lain yakni sebagai tempat wisata di Bali yang digemari banyak wisatawan. Setiap hari ada banyak sekali wisatawan domestik dan asing yang datang ke pura ini untuk menikmati keindahan dan menambah wawasan tentang budaya yang disuguhkan pura ini.

Pura di atas danau ini memang memiliki nilai keindahan yang luar biasa. Letaknya yang berada tepat di tepi Danau Beratan ditunjang dengan pemandangan alam sekitar Pura ini yang selalu tampak cantik dan menyita perhatian masyarakat untuk berkunjung dan berfoto.

Tiket dan Jam Operasional

Pura Ulun Danu Beratan ini sendiri sudah buka dari pukul 7 pagi hingga 5 sore. Harga tiket masuk Pura Ulun Danu berbeda untuk wisatawan lokal dan mancanegara. Harga tiket untuk WNI dewasa adalah sekitar Rp 10.000 per orang dan WNI anak-anak Rp 7.500 per orang. Untuk turis mancanegara, harga tiket dewasa adalah Rp 30.000 per orang dan tiket anak-anak adalah Rp 15.000 per orang. Selain tiket masuk, Anda juga akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 5.000 untuk mobil dan Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua.

pura ulun danu beratan

Lokasi Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan ini merupakan kompleks pura yang terletak di tepi bagian barat Danau Beratan, Bedugul. Jarak pura ini jika dari Kuta ke Pura Ulun Danu sekitar 60 km dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan. Sementara jarak dari Denpasar sekitar 55 km dengan waktu tempuh 1 jam 45 menit. Rute yang bisa dipilih antara lain melalui jalan Singaraja, jalan raya Denpasar, atau jalan I Gusti Ngurah Rai.

Nah, itu dia sedikit informasi tentang Pura Ulun Danu Beratan yang merupakan ikon dari pulau Bali.